Hasil Pencarian Detail Bibliografi
Surat Untuk Sahabat
Lila Kusminah - Personal Name
Dear Renata .......
Dua hari ini aku nggak bisa tidur, Ren....
Perasaan bersalah selalu membayangi setiap langkahku.
Aku gak tahu, apakah masih ada gunanya
aku minta maaf sama kamu.
....
Itu adalah nungkilan surat yang dikirim Vero untuk sahabatnya, Renata
Menulis surat sebagian orang dianggap sudah kuno, ketinggalan zaman, alias jadul. Tapi ....., benarkah?
Diera teknologi seperti sekarang ini, surat sudah dapat dikirim dengan cepat, melalui e-mail dan pesan singkat pun bisa dikirim melalui SMS. Akibatnya, keberadaan surat mulai "terpinggirkan". Padahal, melalui surat kita bisa berbicara "lebih banyak" dibanding sekadar SMS atau e-mail. Bukan hanya itu, surat ternyata mampu membangkitkan emosi pembancanya ketika surat itu dibaca ulang beberapa tahun kemudian.
buku ini akan mengakaj kamu memahami arti sahabat melalui surat - surat yang dikirim. Setelah membaca buku ini, kamu akan sadar pentingnya menghidupkan kembali tradisi surat - menyurat ( korespodensi ).